gambar 1 Anemia Pada Ibu Hamil

Kehamilan merupakan kejadian dalam kehidupan yang ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri, terutama bagi pasangan yang baru menikah atau yang telah lama menginginkan anak. Berbagai persiapan menjelang kelahiran sang buah hati tentunya perlu dipersiapkan dengan matang. Yang tidak kalah penting, tentunya adalah bagaimana caranya menghadapi kehamilan dan persiapan persalinan. Banyak permasalahan kesehatan yang dihadapi ibu pada saat hamil. diataranya adalah anemia.

Apa Itu Anemia?
Anemia pada Ibu Hamil merupakan suatu kondisi ibu hamil dengan kadar hemoglobin dibawah 11 gr % terutama pada trimester I dan trimester ke III atau kadar Hb

Penyebab Anemia Pada Ibu Hamil
Penyebab Anemia Pada Ibu Hamil adalah meningkatnya jumlah kebutuhan zat besi guna pertumbuhan janin bayi yang dikandungnya. Jika sang ibu mengalami kondisi di bawah ini maka akan menyebabkan anemia.

  1. Kurangnya asupan zat besi yang dibutuhkan pada makanan yang dikonsumsi oleh sang ibu
  2. Pola makan sang ibu yang cenderung terganggu akibat mual yang dirasakan selama masa kehamilan
  3. Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada sang ibu yang diakibatkan oleh persalinan sebelumnya maupun menstruasi.

Gejala Umum Yang Dirasakan Penderita Anemia
Gejala Umum Yang Dirasakan Penderita Anemia diantaranya:

  • Pucat
  • lemah
  • letih
  • pusing
  • kurang nafsu makan
  • menurunnya kebugaran tubuh dan
  • gangguan dalam proses penyembuhan luka.

Dampak Anemia
Anemia bagi ibu hamil bukan persoalan sepele. Anemia sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja karena akibatnya bisa fatal, baik pada ibu maupun janinnya. Risiko yang terjadi antara lain:

  • keguguran
  • kelahiran prematur
  • persalinan lama
  • perdarahan pasca-melahirkan
  • bayi lahir dengan berat rendah
  • hingga kemungkinan bayi lahir dengan cacat bawaan.

Sayangnya, banyak ibu hamil kurang mengonsumsi zat besi, padahal zat besi dapat dipenuhi dari komposisi makanan yang bergizi dan seimbang. Untuk mencegah terjadinya anemia, biasanya dokter akan memberikan suplemen zat besi dengan asam folat. Namun, kalau sampai terjadi anemia berat, penanganan seperti transfusi darah mungkin saja diperlukan, tergantung dari bagimana kasusnya.

Gamat Gold G mencegah anemia

Gold-G dibuat dari Teripang, hewan laut yang berhabitat di dasar laut. Teripang adalah golongan dari Echinodea. Sudah berabad-abad silam teripang telah digunakan secara tradisional untuk pengobatan. Selain untuk mencehgah anemia, gold g juga berguna untuk penyembuhan luka seperti luka bakar, luka gores, sayat, sebagai tonik ginjal, darah tinggi, asam urat, maag, masalah persendian pada usia lanjut, dsb.

Begitu banyaknya manfaat gold g dikarenakan kandungan gold g yang mengandung Protein, Kolagen, Trace Mineral, Mukopolisakarida, Antiseptik alamiah, Chondroitin, Omega 3, 6 dan 9, dan Glucosaminoglycans (GAG’s).

Nah, kandungan Trace Mineral (Potassium, Fosfor, Kromium, Magnesium, Kalsium, Besi, Sodium) inilah yang bermanfaat sebagai bahan pencegah anemia dalam tubuh manusia. kandungan alami yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. kandungan yang hanya bisa diperoleh dari luar tubuh seperti bahan makanan/minuman.


Di mana saya bisa membeli Gold-G? Klik di sini. 

Incoming search terms:

share save 171 16 Anemia Pada Ibu Hamil